Jatiprahu, (SID JATIPRAHU) – Musyawarah Perempuan, Anak, Penyandang Disabilitas, dan Kelompok Rentan dalam mendukung Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau MUSRENA KEREN yang dihadiri oleh BPD, PKK, POSBINDU, Kader Lansia, Kader Posyandu, Perwakilan Remaja, dan Perangkat Desa berlangsung pada Hari Jum’at, 5 September 2025
Musrenakeren di Desa Jatiprahu: Peran Aktif Perempuan dalam Pembangunan Desa
Kegiatan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Desa (Musrenakeren) di Desa Jatiprahu berlangsung dengan sukses. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat desa, termasuk kaum perempuan dan kaum rentan. Pemateri utama, Bapak Heri S.T., M. Kes. menyampaikan pentingnya peran aktif perempuan dalam proses pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Bapak Heri menekankan bahwa di era kemajuan global yang berjalan begitu cepat, kaum perempuan dituntut untuk lebih berkarya dan mengikuti alur proses pembangunan. “Perempuan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan desa, dan kontribusi ini tidak harus selalu memerlukan biaya yang mahal,” ujarnya. Beliau juga menjelaskan bahwa dengan mendatangkan narasumber yang berkualitas, yang dinaungi oleh para kader serta ibu-ibu PKK melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perempuan dapat diberikan pelatihan dan pengetahuan yang mereka butuhkan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa.
Acara Musrenakeren ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan peran perempuan dan kaum rentan dalam berbagai aspek pembangunan desa, mulai dari ekonomi, sosial, hingga lingkungan. Para peserta yang hadir juga sangat antusias dan memberikan berbagai masukan yang konstruktif untuk kemajuan Desa Jatiprahu. (Sinta Hardianti)
Editor : M. Yusuf Effendi
Reporter : Yoga Aditya P.